Laman

Senin, 04 November 2019

Cara Setting IP Address di Debian 9 “Stretch”

Cara Setting IP Address di Debian 9 “Stretch”

Seperti yang telah diketahui bersama, pada Debian 9 format penamaan Network Interface telah berubah tidak lagi eth0, eth1, dst.
 
Asumsinya disini telah tersedia Komputer yang telah terinstall Debian 9 “Stretch” dan terdapat 2 Network Interface, Interface pertama terhubung ke Internet (Modem 192.168.1.1/24) dan yang satunya terhubung ke Jaringan Lokal (LAN 192.168.10.0/24). Berikut adalah tahap-tahapnya
1.    Untuk melihat Interface yang tersedia pada Komputer (Server Debian), gunakan perintah :
       ip a
Terlihat bahwa terdapat 2 Interface, yaitu enp0s3 dan enp0s8. Setiap komputer penamaanya tidak sama, jadi pastikan dahulu nama Interface nya sebelum melangkah ke tahap berikutnya.
Untuk melakukan pengaturan IP Address, edit File /etc/network/interfaces dengan perintah berikut :
2.    nano /etc/network/interfaces
     lalu sesuaikan dengan kondisi jaringan

Simpan dan Keluar

Lalu untuk konfigurasi DNS Server, edit File /etc/resolv.conf  dengan perintah berikut :
3.    nano /etc/resolv.conf
masukan DNS Servernya

Simpan dan Keluar
untuk mejalankan konfigurasi IP Address diatas, maka gunakan perintah :
4.    systemctl restart networking
      Cek apakah sudah terkoneksi dengan melakukan Pinging ke alamat IP atau alamat Web tertentu. Jika Reply maka konfigurasi IP Address telah berhasil.


Pengaturan IP Address di Debian 9 telah selesai, selamat mencoba dan semoga bermanfaat.
5.    Pengaturan NAT di debian 9 dengan mengetikkan “iptables –t nat –A POSTROUTING –j MASQUERADE




Kemudian save ketikkan perintah ini “iptables-save >/etc/network/iptables/nat.txt”


Setelah itu perintahkan untuk “systemctl restart networking”
#systemctl restart networking

Senin, 05 November 2018

Mengaktifkan rc.local di Debian 9 (Stretch)

 
Cara memberikan rc local di debian 9, yang mana kita harus manual memberikan dan mengaktifkan rc local sangat berbeda di debian versi sebelum sebelumnya...langsung saja kita praktekkan langkah demi langkah ::

1. Tambahkan direktory rc-local.service di /etc/sytemd/system/
#cd /etc/sytemd/system/
#nano /rc-local.service
isikan script dibawah ini
[Unit]
Description=/etc/rc.local
ConditionPathExists=/etc/rc.local

[Service]
Type=forking
ExecStart=/etc/rc.local start
TimeoutSec=0
StandardOutput=tty
RemainAfterExit=yes
SysVStartPriority=99

[Install]
WantedBy=multi-user.target
====================================================================
2. tambahkan script dibawah ini di lokasi rc.local
#nano /etc/rc.local
------------------------------------------------------------------------------------------------------
#!/bin/sh -e
#
# rc.local
#
# This script is executed at the end of each multiuser runlevel.
# Make sure that the script will "exit 0" on success or any other
# value on error.
#
# In order to enable or disable this script just change the execution
# bits.
#
# By default this script does nothing.

exit 0
====================================================================
3. Berikan hak akses x untuk exsekusi di file rc.local
#chmod +x /etc/rc.local
====================================================================
4. Perintah untuk mengaktifkan rc-local ketika booting
#systemctl enable rc-local
====================================================================
5. Perintah untuk menjalankan script rc-local
#systemctl start rc-local.service
====================================================================
6. Cek status rc-local.service
#systemctl status rc-local.service
------------------------------------------------------------------------------------------------------
hasilnya
root@debian9putut:/home/putut# systemctl status rc-local.service
? rc-local.service - /etc/rc.local
   Loaded: loaded (/etc/systemd/system/rc-local.service; enabled; vendor

preset:
  Drop-In: /lib/systemd/system/rc-local.service.d
           +-debian.conf
   Active: active (exited) since Mon 2018-11-05 02:01:13 EST; 13s ago
  Process: 1052 ExecStart=/etc/rc.local start (code=exited,

status=0/SUCCESS)

Nov 05 02:01:13 debian9putut systemd[1]: Starting /etc/rc.local...
Nov 05 02:01:13 debian9putut systemd[1]: Started /etc/rc.local.
====================================================================
7. Tambahkan script dibawah ini di file rc.local untuk klien agar bisa

berinternet ria
#!/bin/sh -e
#
# rc.local
#
# This script is executed at the end of each multiuser runlevel.
# Make sure that the script will "exit 0" on success or any other
# value on error.
#
# In order to enable or disable this script just change the execution
# bits.
#
# By default this script does nothing.
iptables -t nat -A POSTROUTING -j MASQUERADE
exit 0



Jumat, 02 November 2018

Belajar praktek Hak Akses di Linux

Kali ini kita akan belajar bagaimana caranya untuk belajar mengubah hak akses, file dan folder didalam sistem operasi Linux, yang tentunya akan bermanfaat untuk perizinan file dan folder dalam sharing di Linux, langsung saja kita praktekkan.... ::

Belajar mengubah hak akses file dan folder di linux ::

1. buat file di salah satu user (boleh di root) ==> ketikkan
   #cd /home/
   #ls
   #mkdir coba1

2. buat user baru
   #adduser rafa
   #passwd rafa ....          ===> kemudian ketikkan perintah nano /etc/passwd
   #nano /etc/passwd       ===> cek user baru sudah terdaftar apa belum

3. buat group baru [tanpa membuat user baru]
   #addgroup tkj             ===> kemudian ketikkan perintah nano /etc/passwd
   #nano /etc/group         ===> cek group baru sudah terdaftar apa belum

4. setelah membuat file, user, group baru selanjutnya cek file yang anda buat td
   #cd /home/putut
   #ls -l
   #-rw-r--r-- 1 putut putut 13 nov 1 21:36 coba1.txt  <=== hasilnya

5. ubah kepemilikan file diatas (coba1.txt) yang semula usernya putut ubah menjadi user rafa [chown]
   #cd /home/putut
   #ls -l
   #-rw-r--r-- 1 putut putut 13 nov 1 21:36 coba1.txt    <=== hasilnya
   #chown rafa:putut coba.txt
   #-rw-r--r-- 1 rafa putut 13 nov 1 21:36 coba1.txt      <=== hasilnya

6. masukkan user kedalam group (tkj) [usermod -a -G groupname username]
   #usermod -a -G tkj rafa
   #nano /etc/group          ===> cek apakah user sudah masuk ke group tkj
   #tkj:x:1001:rafa            <=== Hasilnya

7. ubah kepemilikan file diatas (coba1.txt) yang semula group nya putut ubah menjadi group tkj [chown]
   #cd /home/putut
   #ls -l
   #-rw-r--r-- 1 rafa putut 13 nov 1 21:36 coba1.txt    <=== hasilnya
   #chown putut:tkj coba.txt
   #-rw-r--r-- 1 rafa tkj 13 nov 1 21:36 coba1.txt       <=== hasilnya

8. ubah hak akses group file diatas (coba1.txt) [chmod g+w namafile]
   #cd /home/putut
   #ls -l
   #-rw-r--r-- 1 putut putut 13 nov 1 21:36 coba1.txt     <=== hasilnya
   #chmod g+w coba.txt
   #-rw-rw-r-- 1 rafa putut 13 nov 1 21:36 coba1.txt     <=== hasilnya

Selasa, 31 Juli 2018

Konfigurasi VPN Debian 9

Cara Konfigurasi VPN di Debian 9
berikut Cara Konfigurasi VPN di Debian 9VPN adalah kepanjangan dari Virtual Privat Network. Vpn biasanya digunakan untuk membuat koneksi antar perusahaan yang berjauhan tempatnya. 

Begini cara kerjanya, Contohnya kita memiliki 2 perusahaan yang terpisah antara Medan dan Kabupaten Batubara, dan komputer pada kantor di Batubara ingin mengambil data dari komputer yang ada di Medan, disinilah vpn server sangat dibutuhkan, agar perusahaan di Batubara bisa mengambil data dari komputer lokal di perusahaan Medan.

Dan untuk itu kita akan melakukan konfigurasi vpn server menggunakan pptpd di debian 9, kita akan membuat sebuah tunneling atau terowongan yang di dalamnya akan terdapat jaringan vpn. Vpn menggunakan pptpd memang cukup sering kita temui, dan cukup sering digunakan, namun akan lebih aman jika menggunakan l2tp. Sebenarnya ada aplikasi lain selain pptpd yaitu OpenVPN yang jauh lebih aman di bandingkan dengan pptpd, hanya saja pptpd ini lebih mudah di gunakan atau di konfigurasi di debian.

Sebelumnya, jika kita ingin membangun sebuah vpn server, dalam komputer server kita harus memiliki 2 interface. Interface pertama digunakan sebagai WAN dan interface kedua digunakan sebagai LAN. Yang saya maksud, interface WAN adalah perangkat yang terhubung langsung dengan internet, dan LAN adalah komputer lokal.

Dan berikut adalah Cara Instalasi dan Setting VPN Server Debian 9 Dengan Pptpd
1. Install Paket PPtpd
Untuk menginstall paket pptpd gunakan perintah di bawah ini
 apt-get install pptpd
2. Konfigurasi Network
Seperti yang admin katakan tadi, kita membutuhkan 2 interface dalam komputer server kita, sederhananya, komputer server kita harus dalam mode router. Seperti pada gambar dibawah
Untuk vpn clientnya kita akan menggunakan interface LAN atau enp0s8

3.  Konfigurasi pada Pptpd
 nano /etc/pptpd.conf
Setting address yang ingin anda gunakan sebagai vpn client

Penjelasan:
localip adalah gateway dari ip lokal anda, sedangkan remoteip adalah ip yang akan diterima oleh vpn client.

4. Konfigurasi DNS
Kita juga perlu mengkonfigurasi dns server yang nantinya akan digunakan oleh vpn client. Seperti biasa ketikkan perintah yang saya terapkan di bawah ini.
 nano /etc/ppp/options
 5. Konfigurasi User dan Password
Kita juga perlu untuk membuat user dan password untuk login ke vpn server
 nano /etc/ppp/chap-secrets

Setelah itu restart pptp
 service pptpd restart

6. Pengujian
Untuk melakukan pengujian,kali ini admin menggunakan sistem operasi windows
Caranya masuk pada Network And Sharing Center, lalu pilih Set up a new connection or network


Lalu pilih connect to a wordplace



Jika anda memiliki koneksi internet, pilih bagian paling atas


Masukkan ip server anda, bisa dari sisi lan atau dari sisi wan.
Catatan: Bila ingin diakses dari luar, harus memasukkan Ip WAN anda
Setelah semua langkah anda lakukan, maka akan muncul koneksi baru pada windows anda, dengan nama VPN Connection 3, lalu connectkan. Masukkan user dan password yang telah anda buat tadi




Setelah anda terhubung akan muncul interface baru pada debian server anda. Seperti gambar dibawah
 

Sekarang sudah berhasil, Sekian artikel tentang Cara Konfigurasi VPN di Debian 9, Jika ada yang kurang jelas atau ingin memberikan saran silahkan berkomentar di bawah gan, Semoga Bermanfaat.

Cara Setting IP debian 9

Cara Setting IP Address di Debian 9 “Stretch”
Seperti yang telah diketahui bersama, pada Debian 9 format penamaan Network Interface telah berubah tidak lagi eth0, eth1, dst.
Asumsinya disini telah tersedia Komputer yang telah terinstall Debian 9 “Stretch” dan terdapat 2 Network Interface, Interface pertama terhubung ke Internet (Modem 192.168.1.1/24) dan yang satunya terhubung ke Jaringan Lokal (LAN 192.168.10.0/24). Berikut adalah tahap-tahapnya
1.    Untuk melihat Interface yang tersedia pada Komputer (Server Debian), gunakan perintah :
       ip a
Terlihat bahwa terdapat 2 Interface, yaitu enp0s3 dan enp0s8. Setiap komputer penamaanya tidak sama, jadi pastikan dahulu nama Interface nya sebelum melangkah ke tahap berikutnya.
Untuk melakukan pengaturan IP Address, edit File /etc/network/interfaces dengan perintah berikut :
2.    nano /etc/network/interfaces
     lalu sesuaikan dengan kondisi jaringan

Simpan dan Keluar

Lalu untuk konfigurasi DNS Server, edit File /etc/resolv.conf  dengan perintah berikut :
3.    nano /etc/resolv.conf
masukan DNS Servernya

Simpan dan Keluar
untuk mejalankan konfigurasi IP Address diatas, maka gunakan perintah :
4.    systemctl restart networking
      Cek apakah sudah terkoneksi dengan melakukan Pinging ke alamat IP atau alamat Web tertentu. Jika Reply maka konfigurasi IP Address telah berhasil.


Pengaturan IP Address di Debian 9 telah selesai, selamat mencoba dan semoga bermanfaat.
5.    Pengaturan NAT di debian 9 dengan mengetikkan “iptables –t nat –A POSTROUTING –j MASQUERADE




Kemudian save ketikkan perintah ini “iptables-save >/etc/network/iptables/nat.txt”


Setelah itu perintahkan untuk “systemctl restart networking”
#systemctl restart networking

untuk catatan debian 9, Tidak bisa melakukan ifconfig di debian 9 

Saat pertama kali install (fresh install) debian 9, kita tidak bisa menggunakan perintah ifconfig. Sebenarnya bisa, kita hanya perlu untuk menginstall paket net-tools

apt-get install net-tools 

Berikut, kita bisa menggunakan perintah ip addr maupun ifconfig.

Rabu, 21 Februari 2018

Belajar Online dengan metode presentasi online dan soal online dengan menggunakan Office 365

Materi yang kami sediakan untuk pembelajaran dengan menggunakan teknologi office online yaitu berupa "sway(materi) dan Form(soal)", ada beberapa yang telah kami sediakan secara office online dan adapun yang juga yang masih tanpa bantuan office online. Teknologi ini diharapkan bisa meningkatkan pemahamanan siswa dalam mensukseskan kegiatan belajar mengajar di dunia pendidikan.


Tampilan untuk office online dengan alamat https://www.office.com/



Tampilan untuk "Form" office online.


Tampilan untuk "Sway" office online.

Contoh penggunaan soal online (Form) bisa di klik di menu "Soal Ulangan Harian (Uh) - Online" pilih salah satu soal yang ingin dikerjakan.

Contoh penggunaan materi online (Sway) dengan cara klik di menu "Materi Online Tkj" pilih salah satu materi yang ingin ditampilkan.

Demikian info yang dapat saya sampaikan semoga adanya teknologi ini bisa memajukan pendidikan di indonesia. apabila ingin berpartisipasi dalam pengunaan office online ini bisa kasih komentar di kolom komentar ya.....selamat mencoba.



Sabtu, 28 Januari 2017

Software Monitoring Jaringan

Pengertian Software Monitoring Jaringan

Sistem network monitoring merupakan sistem yang secara berkesinambungan melakukan proses monitoring secara terus menerus pada saat sistem jaringan aktif sehingga jaringan dapat di pantau.jika muncul masalah,maka kita dapat mengetahuinya dengan cepat.
    Pengertian monitoring jaringan adalah proses pengumpulan data melakukan analisis terhadap data-data pada lalu lintas jaringan dengan tujuan memaksimalkan seluruh sumber data yang dimiliki jaringan komputer
      Network Monitoring System (NMS) merupakan tool untuk melakukan monitoring atau pengawasan pada elemen-elemen dalam jaringan komputer. Fungsi dari Network Monitoring Sistem (NMS) adalah melakukan pemantauan terhadap kualitas SLA (Service Level Agreement) dari Bandwidth yang digunakan.
      Hasil pemantauan tersebut dijadikan bahan dalam pengambilan keputusan oleh pihak manajemen, dan dapat juga digunakan oleh administrator jaringan (technical person) untuk menganalisa terjadinya kejanggalan dalam operasional jaringan.

Adapun jenis - jenis monitoring jaringan
a. Connection monitoring
      teknik monitoring jaringan yg dapat dilakukan dengan melakukan tes ping antara monitoring   station & device target, sehingga dapat diketahui bila koneksi terputus.

b. Traffic monitoring
     teknik monitoring jaringan dengan melihat paket aktual & traffic pada jaringan dan menghasilkan laporan berdasarkan traffic jaringan.
Kegunaan dari NMS tersebut yaitu :

1)      Memberikan informasi tentang operasional dan konektifitas dari peralatan dan sumber daya yang ada dalam jaringan, serta infomasi status jaringan secara remote.
2)      Perencanaan peningkatan (upgrade) dan perubahan peralatan jaringan.
3)      Mendiagnosa masalah-masalah dalam jaringan.
4)      Bahan untuk keperluan SLA (service level agreement).
5)      Memastikan uptime untuk keperluan pengguna yang tergantung dengan ketersediaan jaringan Komputer serta keamanan sistem beroperasi dengan baik.

Fungsi dari melakukan monitoring jaringan bagi seorang administrator
  # Untuk menjaga stabilitas jaringan
  # Untuk mengawasi apa yang sedang terjadi pada jaringan yang memiliki sejumlah host tanpa alat pengawas yang baik
  # Untuk mendeteksi kesalahan pada jaringan gateway, server, maupun user
  # Untuk memberitahu trouble kepada administrator jaringan secepatnya
  # Mempermudah analisis troubleshooting pada jaringan
  # Mendokumentasikan jaringan

Contoh-contoh dari NMS yaitu :

1. Nagios
2. PRTG ( Paessler Router Traffic Grapher)
3. Cacti (MRTG)
4. Kiwi Syslog dan Kiwi Cattools
5. Whatsup Gold
6. Netflow Analyzer
7. Lan Viewer, VNC (untuk memonitoring jaringan LAN)
8. Team Viewer (untuk memonitoring jarak jauh, bisa juga LAN)

9. Wireshark untuk Monitoring Jaringan Komputer
        Monitoring jaringan komputer dibutuhkan untuk melakukan pengawasan pada jaringan yang kita miliki atau yang telah kita buat, agar jaringan selalu terkontrol dan apabila koneksi terputus dapat langsung diketahui oleh kita atau administrator jaringan. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk melakukan monitoring jaringan yaitu dengan menggunakan software, software disini banyak sekali macamnya dan berbeda beda feature dan fungsinya. Pada kali ini akan dibahas salah satu software untuk monitoring jaringan komputer yaitu Wireshark yang telah saya gunakan.
  1.  Pengertian Wireshark
       Wireshark merupakan salah satu software atau tool untuk pengawasan jaringan komputer, yang berfungsi untuk mengawasi dan memonitoring  jaringan komputer kita, dapat menganalisis keseluruhan dalam jaringan komputer kita dan dari analisis jika terjadi masalah atau kesalahan dalam jaringan bisa segera diketahui dan bisa segera diatasi. Wireshark ini dapat melihat dan menyimpan informasi mengenai paket yang keluar dan masuk di dalam jaringan atau paket yang terkirim dan diterima.
Wireshark banyak dipilih untuk digunakan karena tampilan grafisnya (GUI). Terkadang ketika kita ingin mengetahui segala aktivitas dan kegiatan yang terjadi pada jaringan kita, kita dapat melihatnya dengan menggunakan wireshark ini, karena kita bisa melihatnya secara detail.
  2.  Tujuan dan Manfaat Wireshark
Manfaat dari penggunaan aplikasi Wireshark ini yaitu sebagai berikut :
•    Menangkap informasi atau data paket yang dikirim dan diterima dalam jaringan komputer
•    Mengetahui aktivitas yang teradi dalam jaringan komputer
•    Mengetahui dan menganalisa kinerja jaringan komputer yang kita miliki seperti kecepatan akses/share data dan koneksi jaringan ke internet
•    Mengamati keamanan dari jaringan komputer yang kita miliki
www.lowongankerjababysitter.com www.lowongankerjapembanturumahtangga.com www.lowonganperawatlansia.com www.lowonganperawatlansia.com www.yayasanperawatlansia.com www.penyalurpembanturumahtanggaku.com www.bajubatikmodernku.com www.bestdaytradingstrategyy.com www.paketpernikahanmurahjakarta.com www.paketweddingorganizerjakarta.com www.undanganpernikahanunikmurah.com